Permainan Tradisional Sunda – Kita tahu bahwa generasi muda sekarang lebih gemar memainkan game online dibandingkan permainan tradisional, padahal dari pengalaman pribadi, permaian tradisional tidak kalah seru dengan game online yang ada di smartphone ataupun ponsel pintar. Hal inilah yang mendorong saya untuk menulis sebuah artikel yang berkaitan dengan Permainan Tradisional Sunda.

Apa saja permainan tersebut? Berikut 5 permainan dari daerah sunda yang bisa anda coba di rumah bersama teman-teman.

Permainan Tradisional Sunda

Cingciripit

permainan tradisional sunda

Pertama merupakan permainan pembuka dari segala permainan lainnya, karena cingciripit umumnya digunakan untuk menentukan seseorang yang akan menjadi kucing atau dalam bahasa Sunda dikenal dengan sebutan Emeng. untuk memulai permainan ini, semua orang harus membentuk lingkaran, lalu salah satu orang harus membuka telapak tangan agar teman-teman yang lainnya bisa meletakan jari telunjuk mereka diatas telapak tangan tersebut.

Jika sudah, pemain yang membuka telapak tangan tadi dan teman lainnya harus menyanyikan lagu Cingciripit. Apabila lagu sudah mulai berakhir, pemain yang meletakan jari telunjuk mereka harus bersiap-siap menariknya, karena yang paling lambat menarik jari tersebut dan tertangkap oleh telapak tangan tadi akan dinyatakan kalah dan harus siap menjadi kucing atau emeng.

Oray-orayan

Selanjutnya adalah permainan bernuansa gembira, kenapa? Karena dalam permainan ini mengkombinasikan antara unsur gerak dan suara serta dilakukan oleh pemain dalam jumlah banyak. Dari sekian banyak orang akan diambil dua orang yang bertugas untuk menjaga gerbang saling berpegangan tangan. Setiap gerbang tadi akan berperan sebagai bulan dan bintang yang posisinya dirahasiakan. Lalu sisanya akan membentuk barisan panjang, meraka yang membentuk barisan tersebut harus melewati gerbang dengan menyanyikan lagu bertajuk Oray-orayan.

Apabila lagu berakhir, yang bertugas sebagai penjaga gerbang akan menurunkan tangan untuk menangkap satu pemain dalam barisan. Maka yang tertangkap oleh penjaga akan diberi dua pilih yaitu bulan atau bintang hingga proses pemilihan berakhir. Setelah itu, kedua kubu antara bulan dan bintang akan mengadu kekuatan mereka dengan cara saling menarik, layaknya permain tarik tambang.

Galah Asin

Permainan ketiga adalah Galah Asin, untuk memulai permainan ini harus membentuk dua tim terlebih dahulu. Per tim terdiri dari 3 sampai 7 pemain, kedua tim tersebut memiliki peran yang berbeda-beda. Salah satu bertugas sebagai penjaga yang berdiri sejajardan ada pula yang berdiri melintang untuk menjaga garis depan hingga belakang. Lalu tim kedua harus masuk kearea permaian yang sudah dijaga tadi tanpa tersentuh.

Gatrik

Permainan tradisional sunda berikutnya adalah Gatrik, sementara di daerah Jakarta lebih dikenal dengan sebutan Tok Kadal Lobang. Untuk memulai permainan ini anda harus menyiapkan dua buah kayu atau bamboo, satu kayu atau bamboo harus memiliki panjang 30 sentimeter dan kayu berukuran lebih pendek. Setelah itu, potong kayu atau bamboo yang pendek lalu diletakan secara melintang diatas permukaan kayu atau bamboo yang lebih panjang. Salah satu pemain harus memukul bilah kayu tersebut, dengan  memukul bambu panjang agar bambu pendek tersebut melayang sejauh mungkin hingga tidak bisa ditangkap oleh tim lawan yang sedang berjaga-jaga.

Anjang-anjangan

Permaian tradisional sunda terakhir adalah Anjang-anjangan, dalam permainan ini lebih dominan dimainkan oleh kalangan wanita namun tidak menutup kemungkinan laki-laki juga ikut. Anjang-anjangan adalah permainan meniru orang dewasa yang sudah berumah tangga. Ada yang berperan sebagai ibu, bapak, dan anak. Selain itu ada juga yang peran seperti dokter, guru, atau pedagang sayuran.

Bagaimana? Lumayan seru bukan, maka dari itu jangan ragu untuk memainkan Permainan Tradisional Sunda ini ya. Mungkin hanya itu yang bisa calonpengangguran sampaikan, semoga sedikit informasi ini dapat bermanfaat untuk anda semua dan terima kasih atas perhatiannya.