Fotografi alam merupakan salah satu teknik fotografi dimana untuk mengambil foto tersebut diharuskan terjun langsung kelapangan atau alam. Oleh karena itu fotografer harus siap dengan semua tantang yang tak terduga, sebab pengambil foto alam ini lebih sulit dibandingkan fotografi didalam ruangan.

Foto alam sudah diterbitkan di majalah yang berhubungan dengan kebudayaan dan wisata seperti Majalah National Geographic, Majalah National Wildlife, dan Majalah Audubon atau majalah lain yang lebih detail lagi.

Baca Juga Berikut Penjelasan Fotografi Makro dan Tips Memotretnya Secara Lengkap

Terdapat fotografer professional yang pernah memotret fotografi alam seperti Frans Lanting, Galen Rowell, Eliot Porter dan Art Wolfe. Untuk memotret foto alam sendiri, selain dari kamera yang berkualitas dan memumpuni  dibutuhkan  juga kondisi fisik dan mental yang kuat serta bugar.

Bukan hanya itu saja, diperlukan juga teknik khusus dalam fotografi alam ini. Mengapa demikian? Karena anda akan membidik objek yang bergerak.

Jadi pada kesempatan kali ini saya akan memberikan tips bagaimana cara mudah memotrat Fotogerafi alam yang diterapkan  Wildlife (kehidupan liar) ini. Yuk simak langsung ulasannya dibawah ini :

Tips Fotografi Alam

Fotografi Alam
www.wallpaperflare.com

1. Perhatikan Peralatan Anda Ketika Memotret (kamera, lensa, dll)

Berbicara mengenai peralatan memang hal paling mendasar dalam melakukan pemotretan berlangsung. Dalam dunia wildlife fotografi, untuk mendapatkan moment bagus yang akan kita jepret umumnya Cuma berlangsung selama 5 sampai 20 detik.

Apabila anda tidak mengerti mengenai settingan kamera yang anda miliki dan dalam memilih lensa tidak tepat maka anda dapat kehilangan moment tersebut.

2. Kenali Subjek Yang Anda Foto

Pada umumnya dalam dunia wildlife fotografi, dimana untuk membidik sebuah moment wajib memperhatikan gerak makhluk hidup (bisa berupa pose menarik).

Untuk mendapatkan moment menarik tersebut, salah satu cara nya adalah memahami sikap satwa liar yaitu dengan memantau terus setiap waktu bersama mereka atau mengamati keseharian mereka.

Baca Juga Foto Panning Contoh, Teknik Beserta Penjelasannya Secara Lengkap

3.  Menentukan Cahaya Yang Tepat

Menurut Morkel Erasmus selaku profesional wildlife fotografer, memberikan pengarahan sebaiknya  untuk memotret foto alam ketika cahaya dalam kondisi keemasan (pada waktu matahari baru terbit atau akan tenggelam).

4. Sejauh mana And dapat meng-explore?

Disini anda dituntut agar dapat berfikir dan berimajinasi bagaimana agar foto yang anda bidik terlihat menarik. Untuk hal ini anda tidak perlu khawatir, cara mengatasinya yaitu dengan terus menerus berlatih dan selalu berkarya hingga foto yang anda bidik terlihat pas dan menarik.

5.Memadukan Teknis dan Momen

Hal yang satu ini terlihat unik dan menarik, karena tidak ada batasan pas mengenai kombinasi antara teknis dan momen.  Ada sebuah pertanyaan, Apakah foto yang terlihat bagus didaptkan dengan teknis yang bagus, responnya pun juga bisa berbeda tergantung dari sudut pandang anda masing-masing.

6. Melatih Kesabran

Untuk menjadi seorang fotografer wildlife profesional, disini anda dituntut untuk bersabar dalam mengamati  kondisi alam yang tidak bisa ditebak, supaya meendapatkan momen yang menarik.

Terkadang untuk mendapatkan moment yang pas ketika akan dibidik dibutuhkan waktu hingga empat Jam-an bahkan bisa lebih.

7. Nikmati Prosesnya Aja

Setelah melewati beberapa tips yang diatas, saatnya anda menikmati proses ketika membidik dan mendapatkan foto yang menarik. Perlu anda ketahui, bahwa untuk menjadi fotografer wildlife professional  tak cukup sekedar mengambil foto.

Akan tetapi anda harus dapat dapat menyatu dengan alam baik pikiran maunpun ide, untuk mendapatkan hal ini tidak semua orang dapat melakukannya. Maka dari itu nikmati saja alur dan tempat kondisi sekitar alam  yang anda jelajahi.

Baca Juga Teknik Fotografi Profesional Yang Sering Dipakai Oleh Fotografer Master

Demikian ulasan mengenai Fotografi Alam. Semoga sedikit informasi ini dapat bermanfaat untuk anda semua, terima kasih atas perhatiannya.